Analisis Konflik Ruang dan Manajemen Lingkungan
1. (Elemen: Wilayah Tempat Tinggal dan Lingkungan Sekitar) Konflik yang terjadi di Pulau Rempang pada dasarnya merupakan cerminan dari permasalahan kewilayahan berupa...
2. (Elemen: Interaksi Antarfaktor/Gejala Fisik Alam dan Manusia) Ditinjau dari posisi geografisnya yang strategis di dekat Selat Malaka (faktor fisik), pengembangan Rempang Eco-City (faktor manusia) bertujuan untuk...
3. (Elemen: Proses-proses yang Mempengaruhi Lingkungan Fisik dan Sosial) Proses degradasi lingkungan yang dijelaskan pada stimulus, di mana tanah kehilangan kelembapan dan kesuburannya hingga tidak bisa ditanami, secara ilmiah disebut...
4. (Elemen: Cara Mitigasi dan Adaptasi terhadap Bencana Alam) Evaluasi yang paling tepat terhadap penerapan TMC sebagai strategi mitigasi Karhutla adalah...
5. (Elemen: Fenomena Geografi dalam Kehidupan Sehari-hari) Konsep pengembangan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) di sekitar stasiun MRT dan LRT di Jakarta bertujuan untuk mengatasi masalah kemacetan kronis. Pendekatan ini mengintegrasikan hunian vertikal, perkantoran, dan area komersial dalam radius yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki dari simpul transportasi publik. Tujuan utama dari penataan ruang berbasis TOD ini adalah...
6. (Elemen: Proses-proses yang Mempengaruhi Lingkungan Fisik dan Sosial) Faktor-faktor sosial-budaya yang menjadi pendorong proses pencemaran lingkungan oleh sampah plastik di Indonesia meliputi... (Pilihlah semua jawaban yang benar)
7. (Elemen: Interaksi Antarfaktor/Gejala Fisik Alam dan Manusia) Dampak negatif dari interaksi antara aktivitas manusia (membuang sampah plastik) dengan ekosistem laut (faktor fisik) adalah... (Pilihlah semua jawaban yang benar)
8. (Elemen: Cara Mitigasi dan Adaptasi terhadap Bencana Alam) Keberhasilan program di pesisir Demak menunjukkan bahwa strategi mitigasi bencana berbasis alam (Nature-based Solutions) memiliki keunggulan, yaitu... (Pilihlah semua jawaban yang benar)
9. (Elemen: Fenomena Geografi dalam Kehidupan Sehari-hari) Dalam merencanakan lokasi penanaman mangrove yang paling efektif, tim proyek dapat memanfaatkan teknologi geospasial. Pemanfaatan teknologi tersebut dapat berupa... (Pilihlah semua jawaban yang benar)
10. (Elemen: Wilayah Tempat Tinggal dan Lingkungan Sekitar) Karakteristik fisik dan sosial dari sebuah kawasan TOD (Transit-Oriented Development) di kota metropolitan seperti Jakarta meliputi... (Pilihlah semua jawaban yang benar)
11. Konsep Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi kunci dalam program "Citarum Harum" karena aktivitas di bagian hulu akan berdampak langsung ke bagian hilir.
12. Pencemaran Sungai Citarum murni disebabkan oleh faktor alam, seperti erosi dan sedimentasi, tanpa campur tangan manusia.
13. Pemetaan sumber polutan menggunakan SIG adalah contoh penerapan teknologi geospasial untuk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan dalam manajemen lingkungan.
14. Pendekatan kolaboratif dalam program "Citarum Harum" menunjukkan bahwa penyelesaian masalah lingkungan yang kompleks memerlukan intervensi dari satu pihak saja, yaitu pemerintah pusat.
15. Perbaikan Indeks Kualitas Air (IKA) di beberapa titik membuktikan bahwa upaya revitalisasi sungai yang terdegradasi parah dapat memberikan hasil positif jika dilakukan secara konsisten dan terukur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar