LKPD Interaktif: Kartu Dilema Pengelolaan SDA
KARTU DILEMMA: PENGELOLAAN SDA 🎯
Simulasi Pengambilan Keputusan Sulit di Indonesia
Setiap kelompok akan menerima satu kartu dilema. Pelajari situasinya, analisis pro-kontra, dan buat keputusan yang beralasan!
KELOMPOK 1: TAMBANG EMAS vs LINGKUNGAN (Banyuwangi)
PT Bumi Suksesindo mau ekspansi tambang emas Tumpang Pitu yang berpotensi menghasilkan 500.000 ons emas (senilai Rp 15 triliun).
PAD naik Rp 2 triliun/tahun
2.000 ha hutan lindung hilang
Risiko pencemaran air raksa
KELOMPOK 2: SAWIT vs HUTAN ORANGUTAN (Kalteng)
Konversi 50.000 hektar hutan untuk perkebunan sawit, yang merupakan habitat bagi 500 orangutan Borneo.
12.000 petani plasma dapat penghasilan
Ekspor CPO naik $800 juta/tahun
Habitat orangutan hilang total
Ancaman boikot produk internasional
KELOMPOK 3: REKLAMASI TELUK vs NELAYAN (Jakarta)
Proyek reklamasi 2.000 hektar untuk waterfront city mewah dengan investasi $5 miliar.
50.000 unit apartemen baru
25.000 lapangan kerja konstruksi
8.000 nelayan kehilangan area tangkap
Ekosistem mangrove rusak total
KELOMPOK 4: PABRIK NIKEL vs KESEHATAN (Sultra)
Pabrik pengolahan nikel China mau bangun smelter dengan investasi $3 miliar untuk mendukung industri baterai mobil listrik.
Indonesia jadi produsen baterai dunia
Polusi udara SO2 meningkat 400%
Air laut tercemar limbah B3
KELOMPOK 5: PARIWISATA vs KEARIFAN LOKAL (Labuan Bajo)
Rencana mega proyek pariwisata premium dengan target 2 juta wisatawan/tahun dan investasi asing $2 miliar.
30.000 lapangan kerja pariwisata
Infrastruktur NTT berkembang pesat
Harga tanah naik 1000%, warga lokal terusir
Budaya Manggarai tergerus
KELOMPOK 6: HUTAN vs FOOD ESTATE (Kalteng)
Program food estate 2,6 juta hektar untuk swasembada pangan dengan target 3 juta ton beras/tahun.
Indonesia swasembada beras total
Ketahanan pangan nasional terjamin
1 juta hektar hutan tropis hilang
Lahan gambut terbakar, asap ke negara tetangga
Konfirmasi Reset
Apakah Anda yakin ingin menghapus semua isian? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar